
Brongkol adalah sebuah desa di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi Di kaki Gunung Kelir, sebuah gunung kecil di sebelah utara Gunung Telomoyo. Desa Brongkol bisa dikatakan desa makmur karena mempunyai kebun di lereng gunung, dan di kaki gunung terbentang luas sawah yang subur. Desa Brongkol terkenal sebagai produsen durian dan kopi yang unggul, Durian Brongkol memiliki ciri- ciri berwarna kuning, cita rasanya yang manis sedikit pahit, dan aroma harum yang menyengat. Durian Brongkol sudah berkali-kali memenangkan kejuaraan tingkat Nasional. Adapun jenis duriannya adalah kendil, kopek, jambon, sukun, dan kenteng. Dari durian yang berlimpah ini, penduduk diajari untuk membuat berbagai produk. Kopi yang terkenal di Desa Brongkol disebut sebagai Kopi Gunung Kelir, cita rasa kopi dengan aroma moka yang khas membuat kopi kelir dicintai oleh para penikmat kopi.
Grafis informasi atau infografis adalah representasi visual informasi, data atau ilmu pengetahuan secara grafis. Grafis ini memperlihatkan informasi rumit dengan singkat dan jelas. Statistik dan fakta biasanya berfungsi sebagai konten untuk infografis, dan dapat diperoleh dari sejumlah sumber, termasuk data sensus penduduk. Salah satu aspek yang paling penting dari infografis adalah bahwa mereka mengandung semacam wawasan data yang mereka sajikan yang disebut pengetahuan. Tujuan dibuatnya grafik potensi Desa Brongkol adalah untuk lebih mengenalkan potensi yang dimiliki desa agar masyarakat yang membaca lebih mengerti mengenai data dan tertarik untuk memahami kekayaan sumber daya manusia dan alam di desanya sendiri.
Dalam infografis potensi desa melampirkan grafik diagram dan persentase angka masing- masing kategori data, seperti mata pencaharian, agama, status perkawinan, tingkat pendidikan, dan luas penggunaan lahan desa. Untuk mata pencaharian penduduk di Desa Brongkol mayoritas bekerja sebagai petani/ pekebun karena sektor perkebunan serta pertanian begitu unggul dan tinggi potensinya. Sedangkan untuk tingkat Pendidikan, mayoritas penduduk di Desa Brongkol adalah tamat SD yaitu sebesar 37,31%. Lalu, mayoritas penduduk beragama islam dengan total sebanyak 3889 penduduk, dengan status perkawinan mayoritas sudah menikah. Untuk luas penggunaan lahan desa, lahan untuk perkebunan kopi memiliki persentase terbesar dibandingkan dengan lahan durian, padi, cengkeh ataupun alpukat. Ini bisa disimpulkan bahwa, sektor perkebunan dan pertanian berpotensi sangat besar sehingga mempengaruhi mata pencaharian penduduk Desa Brongkol.